SEJARAH KAPSUL GELATIN

jpg 67

Pertama-tama, kita semua tahu bahwa obat-obatan sulit ditelan, seringkali disertai bau yang tidak sedap atau rasa pahit. Banyak orang seringkali enggan mengikuti instruksi dokter untuk minum obat karena obat terlalu pahit untuk ditelan, sehingga memengaruhi efektivitas pengobatan. Masalah lain yang dihadapi dokter dan pasien di masa lalu adalah tidak mungkin mengukur dosis dan konsentrasi obat secara akurat karena tidak ada standar kuantitatif yang seragam.

Pada tahun 1833, seorang apoteker muda Prancis, Mothes, mengembangkan kapsul lunak gelatin. Ia menggunakan metode di mana dosis obat tertentu dibungkus dalam larutan gelatin yang dipanaskan dan mengeras saat mendingin untuk melindungi obat tersebut. Saat menelan kapsul, pasien tidak lagi memiliki kesempatan untuk merasakan stimulan obat tersebut. Bahan aktif obat hanya dilepaskan ketika kapsul ditelan dan cangkangnya larut.

Kapsul gelatin menjadi populer dan terbukti sebagai eksipien ideal untuk obat-obatan, karena gelatin adalah satu-satunya zat di dunia yang larut pada suhu tubuh. Pada tahun 1874, James Murdock di London mengembangkan kapsul gelatin keras pertama di dunia yang terdiri dari tutup dan badan kapsul. Ini berarti bahwa produsen dapat memasukkan bubuk langsung ke dalam kapsul.

Pada akhir abad ke-19, Amerika memimpin pengembangan kapsul gelatin. Antara tahun 1894 dan 1897, perusahaan farmasi Amerika Eli Lilly membangun pabrik kapsul gelatin pertamanya untuk memproduksi jenis kapsul baru yang terdiri dari dua bagian dan dapat menutup sendiri.

Pada tahun 1930, Robert P. Scherer berinovasi dengan mengembangkan mesin pengisian otomatis dan kontinu, yang memungkinkan produksi kapsul secara massal.

u=2642751344,2366822642&fm=26&gp=0

Selama lebih dari 100 tahun, gelatin telah menjadi bahan baku pilihan yang sangat diperlukan untuk kapsul keras dan lunak dan digunakan secara luas.


Waktu posting: 23 Juni 2021

Nomor telepon 8613515967654

ericmaxiaoji