Gelatin sapi/babi yang dapat dimakan dengan ukuran mesh kecil dan bloom berkisar antara 80-320 untuk marshmallow.
Dalam pembuatan marshmallow, pembentukan busa dan stabilitas busa terutama digunakan untuk gelatin, diikuti oleh pengentalan dan pembentukan gel. Dengan memilih spesifikasi gelatin yang berbeda, atau menggabungkan gelatin dengan pati termodifikasi dan bahan baku lainnya, kita dapat menyiapkan produk yang stabil dengan kepadatan dan tekstur yang berbeda.
70g gula pasir putih, 70ml air,
10 g bubuk gelatin, 70 ml air dingin,
Tepung maizena 30g, gula bubuk 10g
1. Timbang bahan-bahan yang dibutuhkan untuk persediaan.
2. 10 g bubuk gelatin dilarutkan terlebih dahulu dengan 70 ml air dingin yang sudah dididihkan untuk persiapan.
3. Masukkan tepung maizena ke dalam panci dan tumis dengan api kecil selama 3-5 menit.
4. Tumis, dinginkan, lalu campur dengan gula bubuk, ambil setengahnya dan ayak di wadah agar tidak lengket.
5. Tuang 70g gula pasir putih ke dalam panci, tambahkan 70ml air.
6. Kecilkan api hingga air gula mendidih dan bergelembung. Jika ada termometer, ukur suhunya sekitar 100 ℃. Matikan api terlebih dahulu.
7. Tuangkan larutan gelatin yang telah dilarutkan dalam air dingin, didihkan kembali, lalu matikan api.
8. Dinginkan hingga sedikit panas pada tentakel (40-55 ℃).
9. Tambahkan beberapa tetes jus lemon dan kocok dengan kecepatan tinggi menggunakan pengocok telur elektrik hingga mengental dan lembut.
10. Tuangkan adonan ke dalam wadah dan gunakan spatula untuk mengaduknya dengan cepat. Jika suhu ruangan rendah dan gerakannya lambat, marshmallow mudah mengeras, yang tidak memudahkan pembentukan.
11. Ayak lapisan tepung maizena dan gula bubuk di atas marshmallow, lalu dinginkan di lemari es selama 3-4 jam. Gunakan pisau untuk menggambar lingkaran tipis di sekeliling wadah, balikkan cetakan, tepuk perlahan untuk mengeluarkan marshmallow dari cetakan, dan potong menjadi potongan kecil.
| Kriteria Pengujian: GB6783-2013 | Marshmallow |
| Barang Fisik dan Kimia | |
| 1. Kekuatan Jeli (6,67%) | 220-260 bloom |
| 2. Viskositas (6,67% 60℃) | 25-35 mil/jam |
| 3 Jala | 8-60 mesh |
| 4. Kelembapan | ≤12%≤12%≤12% |
| 5. Abu (650℃) | ≤2,0%≤2,0%≤2,0% |
| 6. Transparansi (5%, 40°C) mm | ≥500mm |
| 7. pH (1%) 35℃ | 5.0-6.5 |
| 8. Jadi2 | ≤30ppm |
| 9. H2O2 | Negatif |
| 10. Transmisi 450nm | ≥70% |
| 11. Transmisi 620nm | ≥90% |
| 12. Arsenik | ≤0,0001% |
| 13. Chrome | ≤2ppm |
| 14. Logam Berat | ≤30ppm |
| ≤1,5 ppm |
| 16. Zat yang tidak larut dalam air | ≤0,1% |
| 17. Jumlah Total Bakteri | ≤10 cfu/g |
| 18. Escherichia coli | Negatif/25g |
| 19. Salmonella | Negatif/25g |



